Ikhlas adalah perbuatan yang sangat mulia. Bagi siapa saja yang bisa melakukannya maka pahala yang dijanjikan sangat luar biasa. Hal ini sesuai dengan kadar kesulitannya yang juga luar biasa. Sebenarnya ikhlas berhubungan erat dengan perasaan. Seberapa jauh kita bisa mengelola perasaan kita. Memang sebenarnya gampang-gampang susah. Gampang karena kita tidak memerlukan modal apapun berupa materi. Susahnya karena kita memiliki ego yang selalu mengutamakan diri sendiri.
Asal tahu saja, kawan. Ikhlas memberikan pelajaran kepada kita bahwa segala sesuatu harus ditengok dari semua sudut pandang, baik dari diri sendiri dan juga dari luar diri. Kalo kita hanya menengok sesuatu hanya dari sudut pandang diri sendiri, maka saya jamin tak akan ada kata ikhlas dalam kamus kehidupan kita. Allah berusaha mengajarkan bahwa dalam hidup ini kita juga harus menghormati orang lain.
Banyak sekali aplikasi ikhlas yang harus kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah ikhlas dalam hukum pinjam meminjam. Agar pembahasan tidak terlalu panjang maka saya khususkan bagi orang yang meminjamkan saja. Karena bagi orang yang meminjamkan, penerapan sifat ikhlas jauh lebih terasa daripada orang yang meminjam.